
Islamic Green Village adalah developer perumahan syariah (bebas riba) dengan satu kawasan hunian, yang sebelumnya cuma direpresentasikan lewat situs single-page dengan ruang berkembang yang terbatas. Proyek ini menggantikannya dengan tema WordPress custom penuh, dibangun dari nol pakai PHP dan Tailwind CSS murni tanpa page builder. Hasilnya memberi ruang buat testimoni video begitu unit mulai serah terima, kalkulator KPR syariah, galeri foto, dan update progres pembangunan.
Tampilan situs jadi yang bisa di-scroll, persis seperti yang dilihat pengunjung.

Desktop

Mobile
Tools dan teknologi yang digunakan untuk mewujudkan proyek ini.










Tiap proyek memanfaatkan kombinasi berbagai disiplin, begini gambarannya di proyek ini.
Tinjauan lebih dekat soal apa yang ditawarkan produk jadinya, hambatan di sepanjang jalan, dan hasil akhirnya.
Menghitung Margin KPR Syariah Secara Presisi
Rumus margin flat per tahun awalnya salah ditulis sebagai flat sekali, bukan dikali tenor. Diperbaiki dan diverifikasi ke spreadsheet perhitungan manual klien sampai hasilnya presisi.
Menghindari Markup yang Diketik Ulang di Banyak Halaman
Elemen kayak kartu CTA, tombol, dan badge terus muncul di halaman berbeda-beda, jadi dibangun struktur ala atomic design (atoms/molecules/sections) biar tiap markup cuma diketik sekali.
Menutup Celah Keamanan Default WordPress
Instalasi WordPress default banyak membocorkan informasi gratis yang bisa dipakai penyerang buat riset target. Ditutup dengan hardening keamanan berlapis di berbagai titik, dari proteksi login sampai konfigurasi server.
Menjaga Setting Global Gak Hilang Kalau Tema Diganti
Customizer bawaan WordPress nyimpen datanya sebagai theme_mod yang scope ke tema aktif. Diselesaikan dengan bikin plugin terpisah yang nyimpen setting sebagai option independen dari tema.
Diagram Struktur Organisasi Tanpa Piksel Manual
Garis penghubung tiap level organisasi harus kumpul dan sebar dengan benar berapapun jumlah anggotanya. Diselesaikan dengan menghitung posisi garis di desktop dari jumlah anggota per level, bukan hardcode nilai piksel yang bakal berantakan begitu timnya berubah.
Bagaimana proyek ini mengubah keadaan bagi bisnis dan penggunanya setelah rilis.
Arsitektur konten yang bisa berkembang
Kalkulator KPR mandiri
Permukaan serangan diperkecil
Gambar di bawah 200KB
Nol query attachment N+1
Setting independen dari tema
Redirect WhatsApp otomatis
Komponen reusable di seluruh situs
Sebelum
Situs single-page sebelumnya gak punya ruang buat testimoni video, kalkulator KPR, galeri progres, atau update berkala.
Sesudah
Tema custom yang baru sekarang punya CPT dan field ACF sendiri buat tiap jenis konten, klien bisa nambah sendiri langsung dari wp-admin.
Sebelum
Calon pembeli harus tanya langsung ke sales cuma buat dapat estimasi kasar cicilan KPR syariah.
Sesudah
Kalkulator interaktif di situs sekarang ngasih estimasi instan berdasarkan tipe rumah, DP, dan tenor yang dipilih.
Sebelum
Instalasi WordPress default expose informasi yang bisa dipakai penyerang buat riset target sebelum mencoba apapun lebih jauh.
Sesudah
Hardening berlapis menutup celah-celah itu di berbagai titik, dari proteksi login sampai konfigurasi server.
Sebelum
Gambar beresolusi tinggi di seluruh situs, bukan cuma satu bagian, berisiko memperlambat setiap halaman.
Sesudah
Setiap gambar di seluruh situs dikompres ke WebP dan dijaga di bawah 200KB, menjaga halaman tetap cepat tanpa penurunan kualitas yang terlihat.
Sebelum
Tiap section yang nampilin gambar ACF berisiko trigger query attachment-nya sendiri-sendiri, pola N+1 yang makin parah tiap section baru ditambah.
Sesudah
Data gambar sekarang di-prime sekali per halaman lewat 1 query batch, section baru otomatis kebagian tanpa perlu setup tambahan.
Sebelum
Customizer bawaan WordPress nyimpen datanya scope ke tema apapun yang lagi aktif.
Sesudah
Plugin terpisah sekarang nyimpen setting itu sebagai option independen dari tema, aman walau tema di-update atau diganti nanti.
Sebelum
Prospek yang ngisi form biasanya harus nunggu balasan manual dari admin.
Sesudah
Submit form langsung redirect ke WhatsApp dengan pesan pre-filled, follow-up bisa mulai instan.
Sebelum
Elemen kayak kartu CTA dan tombol berisiko dibangun ulang dengan sedikit beda tiap kali halaman baru butuh.
Sesudah
Struktur ala atomic design menjaga 1 sumber kebenaran per komponen, dipakai ulang di banyak section se-situs.