
Ma’had Nurul Ilmi adalah pesantren yang baru berdiri, dan sebelumnya hanya hadir secara online lewat postingan yang tersebar di YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook. Karena itu, pesantren ini butuh satu website resmi untuk memperkenalkan program dan kurikulumnya kepada calon santri dan orang tua, terutama yang berasal dari luar daerah.
Pekerjaan seperti ini biasanya dibagi ke pengembang, desainer UI/UX, desainer grafis, dan pemasar. Di proyek ini, keempat keahlian itu dikuasai satu orang, jadi setiap keputusan datang dari orang yang memahami keseluruhan proyek, bukan hanya bagiannya sendiri.
16
standar yang terpenuhi, dari kode hingga pemasaran.
Dampak bisnis di sini diukur dari 4 area: Kehadiran, Kualitas, Kepercayaan dan Pertumbuhan. Semuanya mencakup bagaimana bisnisnya ditemukan, dipersepsikan, dan direspons.
Informasi yang tetap mudah dicari, tidak terkubur
Sebelum
Institusi baru yang hanya mengandalkan media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook untuk membagikan programnya akan melihat informasi itu tergeser oleh postingan baru dalam hitungan hari, tanpa tempat pasti yang bisa dicek ulang oleh calon orang tua.
Sesudah
Situs web menyajikan informasi yang sama di tempat yang rapi dan profesional, tersusun per halaman dan tidak tergeser di feed, sehingga calon orang tua selalu menemukan yang mereka butuhkan sebelum berkunjung langsung.
Tiap proyek memanfaatkan kombinasi berbagai disiplin, begini gambarannya di proyek ini.
Tools dan teknologi yang digunakan untuk mewujudkan proyek ini.










Masalah yang muncul selama membangun proyek ini, dan hasil yang didapat dari menyelesaikannya.
Menyusun Beragam Program dan Kurikulum
Sekolah menawarkan banyak program, mata pelajaran, dan bidang studi Islam, ditambah kegiatan kewirausahaan, jadi kontennya disusun dalam kategori yang jelas, bukan satu daftar panjang.
Navigasi Informasi yang Padat
Program, kurikulum, dan kegiatan dikelompokkan ke menu terpisah agar pengunjung tidak merasa kewalahan oleh satu halaman panjang.
Membangun Kredibilitas untuk Institusi Baru
Sebagai pesantren yang baru berdiri, situs ini perlu membangun kepercayaan lewat informasi program yang detail dan foto kegiatan asli, bukan lewat sejarah institusi.
Masalah teknis yang diperbaiki selama membangun proyek ini.
Ter-backup dan bisa dipulihkan kapan saja
Gambar di bawah 200KB
Dipantau dan dirawat, bukan dibiarkan begitu saja
Struktur konsisten, di setiap artikel
Sebelum
Situs tanpa sertifikat SSL dan tanpa backup rutin bisa kehilangan semuanya hanya karena satu kegagalan server, serangan, atau sertifikat yang kedaluwarsa, tanpa cara untuk memulihkannya.
Sesudah
SSL, backup rutin, dan optimasi kecepatan situs dikonfigurasi sejak awal, sehingga situs tetap aman, bisa dipulihkan, dan andal kalau suatu saat ada yang salah.
Sebelum
Gambar beresolusi tinggi yang tersebar di seluruh situs, bukan hanya di satu bagian, berisiko memperlambat setiap halaman.
Sesudah
Setiap gambar di seluruh situs dikompres ke WebP dan dijaga di bawah 200KB, sehingga halaman tetap cepat tanpa penurunan kualitas yang terlihat.
Sebelum
Situs yang dibiarkan tanpa perawatan setelah diluncurkan, dengan plugin yang tidak diperbarui dan tanpa pemantauan uptime, diam-diam menumpuk risiko dan downtime yang sering baru disadari setelah ada yang benar-benar rusak.
Sesudah
Perawatan rutin menjaga plugin dan tema tetap diperbarui serta memantau performa dan uptime, sehingga masalah ketahuan sebelum berdampak ke pengunjung.
Sebelum
Mempublikasikan artikel keagamaan, konten edukasi, pengumuman PPDB, dan update kegiatan tanpa struktur yang konsisten berarti menyusun ulang format dan tata letak setiap kali ada postingan baru.
Sesudah
Arsitektur blog dan template khusus menangani format dan tata letak secara konsisten, sehingga menerbitkan artikel baru cukup fokus pada isinya, tanpa perlu menyusun ulang halaman.