
Paw & Pixel adalah game pribadi kecil yang dibuat sebagai penghormatan untuk Tupe, kucing kampung oranye yang dibesarkan di rumah dan tetap tinggal setelah kedua saudaranya tumbuh dan pergi. Sifatnya tenang dan penyayang, selalu manja dan suka menempel, dan hanya mau datang berlari kalau dipanggil dengan suara falsetto. Dia meninggal di usia empat tahun. Di game ini, pemain berjalan-jalan di hutan pixel art kecil yang dibangun dengan Phaser 3, ditemani sprite kucing yang dibuat berdasarkan dirinya, sebagai cara sederhana untuk menjaga kenangannya tetap dekat.
Tampilan situs jadi yang bisa di-scroll, persis seperti yang dilihat pengunjung.
Desktop
Mobile
Tools dan teknologi yang digunakan untuk mewujudkan proyek ini.









Tiap proyek memanfaatkan kombinasi berbagai disiplin, begini gambarannya di proyek ini.
Tinjauan lebih dekat soal apa yang ditawarkan produk jadinya, masalah yang diselesaikan selama pengembangan, dan hasilnya.
Mengisi Hutan Tanpa Terasa Berulang
Dunia berukuran 1600x1600 butuh sekitar 260 pohon agar terasa seperti hutan sungguhan, tetapi menempatkan semuanya secara manual akan lama dan berisiko terlihat berulang. Solusinya, 82 pohon ditempatkan manual dalam grove di sepanjang perbatasan dan bagian dalam, lalu sisanya diisi algoritma prosedural berbasis seed yang menyebar sekitar 180 pohon lagi sambil menjaga jarak minimum antar grove.
Menjaga Konsistensi Visual Aset Hasil AI
Aset dibuat lewat Seedance secara terpisah per jenis (pohon, rumput, karakter), sehingga gaya atau palet warnanya berisiko tidak selaras. Masalah ini diatasi dengan menyempurnakan prompt berulang kali dan memilih hasilnya secara manual, sehingga setiap aset tetap konsisten.
Mencegah Pemain Menyelip di Antara Pohon
Satu collision lingkaran per pohon ternyata masih memungkinkan pemain menyelip lewat celah diagonal sempit di antara pohon yang berdekatan. Solusinya adalah lapisan collision kedua berupa dinding segmen tipis di antara dua batang yang jaraknya kurang dari 34px, yang menutup celah yang lolos dari lapisan pertama.
Bagaimana proyek ini mengubah keadaan bagi bisnis dan penggunanya setelah rilis.
Kenangan yang tetap hidup
Gambar di bawah 200KB
Sprite untuk 3 arah
Tidak ada celah yang bisa ditembus
Sebelum
Kucing kampung seperti Tupe jarang meninggalkan catatan tentang hidupnya, dan begitu mereka pergi, biasanya tidak ada yang tersisa.
Sesudah
Tupe kini punya dunia kecil yang permanen untuk dikenang, sebagai pengingat pribadi bahwa hidup dan kasih sayang seekor kucing kampung pun layak dihormati.
Sebelum
Gambar beresolusi tinggi yang tersebar di seluruh situs, bukan hanya di satu bagian, berisiko memperlambat setiap halaman.
Sesudah
Setiap gambar di seluruh situs dikompres ke WebP dan dijaga di bawah 200KB, sehingga halaman tetap cepat tanpa penurunan kualitas yang terlihat.
Sebelum
Karakter hanya punya satu sprite statis apa pun arah geraknya.
Sesudah
Sprite arah (depan, belakang, samping) ditambahkan untuk pemain maupun kucing pendamping, sehingga gerakannya terasa lebih hidup.
Sebelum
Satu collision lingkaran per pohon masih memungkinkan pemain menyelip lewat celah diagonal sempit di mana pohon-pohon berdiri berdekatan.
Sesudah
Dinding segmen penghubung ditambahkan di antara batang yang berdekatan untuk menutup setiap celah yang lolos dari satu lingkaran, sehingga gerakan kini terasa kokoh.